TANGERANG – Kapolsek Cisoka, Aditya Surya Sakti, memberikan edukasi mengenai bahaya narkotika kepada ratusan siswa dalam upacara bendera di SMKN 9 Kabupaten Tangerang. Kehadiran pihak kepolisian ini bertujuan membentengi generasi muda dari ancaman penyalahgunaan zat terlarang.
Dalam amanatnya, Aditya menegaskan bahwa narkoba merupakan ancaman nyata yang menyasar kalangan remaja tanpa memandang status sosial. Ia mengingatkan bahwa konsekuensi dari penyalahgunaan narkoba hanya akan berakhir pada tiga titik: penjara, rehabilitasi, atau kematian.
“Narkoba tidak menawarkan solusi, melainkan pelarian yang berujung pada kehancuran. Saya minta para siswa sadar bahwa sekali masuk ke lingkaran ini, masa depan kalian taruhannya,” ujar Aditya di hadapan siswa dan staf pengajar, Senin (26/1).
Sebagai upaya pencegahan, Kapolsek Cisoka membagikan empat strategi konkret bagi seluruh warga sekolah agar terhindar dari jerat narkoba:
1. Tegas Menolak: Membangun mentalitas untuk berani berkata “tidak” pada tawaran narkoba.
2. Selektif Berteman: Bijak dalam memilih lingkungan pergaulan yang memberikan pengaruh positif.
3. Produktif Berkarya: Menyalurkan energi muda melalui kegiatan ekstrakurikuler dan hobi yang bermanfaat.
4. Berani Lapor: Menjadi mitra kepolisian dengan melaporkan adanya indikasi penyalahgunaan narkoba di lingkungan sekitar.

Pihak sekolah menyambut baik langkah proaktif Polsek Cisoka. Sinergi ini diharapkan mampu memperkuat pendidikan karakter siswa dan menciptakan lingkungan belajar yang bersih dari narkoba (Zero Drugs).
Menutup arahannya, Aditya berpesan agar para siswa fokus mengejar prestasi dan menjaga integritas diri. “Kalian adalah pemilik masa depan bangsa. Jangan biarkan mimpi-mimpi kalian dicuri oleh zat terlarang,” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan