Embaran.co | Kabupaten Tangerang – Kondisi jalan-jalan yang selalu rusak disetiap wilayah saat ada peningkatan mutu Jalan tidak dibarengi dengan penataan kabel-kabel. Baik itu kabel listrik maupun kabel internet sehingga jarak kabel dengan Jalan semakin dekat atau terlihat kabel makin turun. Padahal bukan kabel yang turun akan tetapi Jalan yang semakin tinggi dari tahun ke tahun sungguh ironis, Senin (22/5/2023).
Menjadi pertanyaan adalah bagaimana koordinasi para instansi terkait pembangunan dengan pihak-pihak penyedia jasa listrik maupun internet. Kemudian bagaimana fungsi kontrol para pemangku kebijakan saat kabel-kabel yang semakin banyak tak terkontrol ditiap wilayah. Kominfo dan PU Bina Marga seharusnya menjadi garda terdepan untuk masalah ini.
Anugrah Dwi Sandy SE selaku Wasekjen LSM Geram Banten Indonesia sangat miris dengan kondisi tersebut, Seharusnya setiap pembangunan suatu wilayah harus berkoordinasi dengan pihak-pihak lain, tidak hanya membahas anggaran tapi dampaknya.
” Saya menduga pembahasan tidak melibatkan pihak lain seperti Dinas KOMINFO, PU BINA MARGA, DTRB, PERKIM maupun BAPPEDA yang mana hanya mengurus biaya saja. Apakah tidak dibahas dampak lingkungannya? Apa tidak ada Analisa Lingkungannya? Apa tidak dibahas penataan lanjutannya. Apakah Dewan tidak membuat Undang-Undang atau Peraturan Daerah untuk hal ini. Apa Bupati tidak membuat Perbup? Bagaimana kinerja para staff ahli, apa tidak memberi masukan atau saran terkait hal ini? “. Ujar Sandy.

Apa harus selalu menunggu kabel-kabel tersebut putus terkena kendaraan yang lewat atau ada warga kena stroom listrik baru di perbaiki? Sangat mengecewakan tuturnya.
Bupati, Wakil Bupati dan juga para Dewan agar perhatikan hal ini. Jangan hanya memikirkan pembangunan saja tapi penataan lanjutan dari dampak lingkungan pembangunan harus diperhatikan dan duduk bersama membahas hal tersebut, setiap ruas jalan ditingkatkan maka bangunan akan menyesuaikan dengan permukaan jalan.

Tinggalkan Balasan