TANGERANG – Bupati Tangerang, Moch. Maesyal Rasyid, meminta jajaran Perumdam Tirta Kerja Raharja (TKR) untuk terus melakukan inovasi dan terobosan guna meningkatkan kualitas pelayanan publik. Hal tersebut ditegaskan Bupati saat melakukan kunjungan kerja ke Kantor Perumdam TKR, Senin (12/1/2026).

​Bupati menekankan bahwa memasuki tahun baru, seluruh jajaran direksi hingga pegawai harus mengusung semangat peningkatan kinerja.

​”Saya meminta seluruh jajaran Perumdam terus berinovasi. Tahun ini harus menjadi tahun peningkatan layanan dan kinerja,” ujar Maesyal Rasyid di hadapan jajaran Perumdam TKR.

​Perluasan Layanan di Wilayah Pantura

​Salah satu poin krusial yang ditekankan Bupati adalah perluasan cakupan air bersih, terutama di wilayah utara Tangerang (Pantura). Ia menargetkan adanya penambahan signifikan pada jumlah pelanggan di wilayah tersebut.

​”Saya minta Pak Dirut dan Dewan Pengawas untuk ekspansi pelayanan. Target kita tahun ini ada penambahan sekitar 40 hingga 50 ribu sambungan pelanggan baru, khususnya di wilayah Pantura dan daerah lain yang membutuhkan,” tegasnya.

​Respon Cepat Keluhan Pelanggan

​Selain infrastruktur, Bupati menyoroti aspek kedisiplinan pegawai dalam merespon aduan masyarakat. Menurutnya, penurunan angka keluhan pada tahun 2025 merupakan tren positif yang harus dipertahankan.

​”Disiplin merespon keluhan adalah cerminan profesionalisme. Jika ada laporan, tindak lanjutnya harus cepat. Itulah esensi dari pelayanan terbaik kepada masyarakat,” imbuhnya.

​Mempertahankan Prestasi Nasional

​Sebagaimana diketahui, Perumdam TKR telah meraih predikat sebagai perusahaan air minum terbaik di Indonesia sebanyak lima kali. Namun, Bupati mengingatkan agar penghargaan tersebut tidak membuat jajaran Perumdam TKR berpuas diri.

​”Tujuan utama kita bukan sekadar mengejar penghargaan atau ranking, melainkan memberikan kepuasan bagi pelanggan. Predikat terbaik harus dibuktikan dengan ketersediaan air bersih yang terjaga bagi masyarakat,” pungkas Bupati.

​Menutup arahannya, Bupati mengapresiasi sinergi antara jajaran direksi, dewan pengawas, dan pegawai yang telah terjalin selama ini, sembari berpesan agar kolaborasi internal terus diperkuat demi mencapai target tahun 2026.