TANGERANG – Sebagai upaya nyata dalam mempercepat penanggulangan penyakit menular, khususnya Tuberkulosis (TBC), layanan kesehatan di wilayah Puskesmas Caringin Kabupaten Tangerang melakukan inovasi melalui Integrasi Layanan Primer (ILP).
Pada bulan Desember 2025 ini, kegiatan yang di laksanakan oleh Puskesmas Caringin melalui tiga Posyandu diantaranya Posyandu ILP di Desa Caringin, Desa Cirarab, dan Desa Kemuning secara serentak melaksanakan skrining TBC bagi masyarakat. Kegiatan ini menyasar sekitar 30 hingga 50 orang di setiap titik pelaksanaannya.
Berbeda dengan posyandu konvensional, Posyandu ILP memberikan pelayanan yang lebih komprehensif, di mana skrining gejala TBC menjadi salah satu fokus utama selain pemeriksaan kesehatan rutin lainnya.
Pemeriksaan meliputi pengecekan gejala awal seperti batuk berkepanjangan, penurunan berat badan tanpa sebab yang jelas, serta edukasi mengenai pola hidup bersih dan sehat (PHBS). Petugas kesehatan di lapangan secara teliti melakukan pendataan dan pemeriksaan fisik untuk memastikan setiap potensi kasus dapat terdeteksi lebih awal.
Kepala Puskesmas Caringin dr. Dini Afrhita, menjelaskan bahwa penggabungan skrining TBC dengan jadwal Posyandu ILP dilakukan agar jangkauan pelayanan kepada masyarakat lebih luas dan efektif.
”Kami ingin memastikan bahwa warga yang datang ke Posyandu tidak hanya mendapatkan pemeriksaan dasar, tetapi juga terproteksi dari ancaman TBC. Dengan menemukan gejala lebih dini, proses pengobatan akan jauh lebih efektif dan risiko penularan di lingkungan keluarga bisa kita minimalisir,” ujarnya.
Harapan besar disematkan pada kegiatan ini. Melalui deteksi dini yang konsisten di level desa seperti Caringin, Cirarab, dan Kemuning, angka kasus TBC diharapkan dapat menurun secara signifikan. Masyarakat juga diimbau untuk tidak ragu memeriksakan diri jika merasakan gejala, karena pencegahan sejak dini adalah kunci utama dalam memutus mata rantai penularan TBC.
Selain pemeriksaan, kegiatan ini juga diisi dengan sosialisasi pentingnya etika batuk dan menjaga ventilasi rumah tetap baik sebagai langkah preventif di tingkat keluarga.

Tinggalkan Balasan