TANGERANG – Masyarakat pelanggan Perumdam Tirta Kerta Raharja (TKR), khususnya di wilayah terdampak kebakaran gudang kimia di Tangerang Selatan, diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan. Anggota DPRD Kabupaten Tangerang dari Fraksi PKS, Hidayatullah, menyatakan bahwa saat ini tengah dilakukan langkah mitigasi serius terkait potensi kontaminasi polutan pada aliran air bersih.

Hidayatullah mengungkapkan bahwa pihaknya telah berkoordinasi langsung dengan Direktur Teknik Perumdam TKR untuk memantau dampak lingkungan dari insiden kebakaran tersebut terhadap distribusi air ke pelanggan.
Langkah Darurat dan Penanganan Teknis
Berdasarkan koordinasi tersebut, terdapat beberapa langkah darurat yang telah dan sedang diambil oleh pihak Perumdam TKR:

• Pembersihan Unit Pengolahan: Unit Pengolahan Air Cikokol sempat menghentikan produksi sementara pada malam hari untuk membersihkan kontaminasi polutan. Saat ini, unit tersebut dilaporkan telah kembali beroperasi.

• Pengurasan Reservoar: Reservoar di wilayah Bojongrenged yang terdampak serius dijadwalkan untuk dikuras total hari ini.

• Inspeksi Wilayah Lain: Reservoar Kelapa Dua juga sedang dalam proses pemeriksaan. Jika ditemukan indikasi pencemaran, pihak Perumdam akan segera melakukan pengurasan.

Demi menjaga kesehatan dan keselamatan, Hidayatullah memberikan saran langkah mitigasi sementara bagi pelanggan Perumdam TKR di wilayah terdampak:

IMG 0895
Foto : Hidayatullah DPRD Kabupaten Tangerang Fraksi PKS

1. Batasi Penggunaan: Gunakan air Perumdam TKR hanya untuk kebutuhan Mandi, Cuci, dan Kakus (MCK).

2. Cari Sumber Alternatif: Untuk kebutuhan konsumsi seperti minum dan memasak, warga disarankan menggunakan sumber lain, seperti air tanah yang tidak terdampak atau Air Minum Dalam Kemasan (AMDK).

“Kami akan terus berkoordinasi dan memantau kondisi darurat ini sampai kembali normal. Fokus utama kami adalah memastikan air yang sampai ke tangan pelanggan kembali aman dan layak dikonsumsi,” ujar Hidayatullah dalam keterangan tertulisnya.

Pihak DPRD Kabupaten Tangerang bersama Perumdam TKR berkomitmen untuk terus memberikan pembaruan informasi hingga situasi dinyatakan sepenuhnya aman dari paparan zat kimia.