LEGOK – UPTD Puskesmas Legok terus memperkuat upaya promotif dan preventif melalui program Cek Kesehatan Gratis (CKG) yang dilaksanakan secara masif di berbagai sektor masyarakat. Program ini melibatkan seluruh tenaga kesehatan Puskesmas serta didukung lintas sektor, sehingga mampu menjangkau seluruh kelompok masyarakat di wilayah kerja UPTD Puskesmas Legok.

Wilayah kerja UPTD Puskesmas Legok memiliki total 75.098 penduduk, dengan target CKG sebanyak 27.035 penduduk. Hingga saat ini, Puskesmas Legok telah berhasil melakukan pemeriksaan CKG kepada 26.203 penduduk, atau mencapai 96,9% dari total target, menunjukkan keberhasilan strategi layanan kesehatan jemput bola yang diterapkan secara konsisten.

Kegiatan CKG dilaksanakan di berbagai institusi pendidikan, meliputi 22 Sekolah Dasar (SD), 12 Sekolah Menengah Pertama (SMP), 12 Sekolah Menengah Atas/Kejuruan (SMA/SMK), serta 3 Pondok Pesantren. Pemeriksaan di sekolah bertujuan untuk meningkatkan pemantauan kesehatan peserta didik dan mendeteksi dini potensi gangguan kesehatan.

Selain itu, CKG juga dilaksanakan pada berbagai kegiatan masyarakat tingkat desa/kelurahan, seperti pengajian, rapat RT/RW, peringatan Maulid Nabi, peringatan HUT RI, serta kegiatan sosial dan keagamaan lainnya. Pelayanan kesehatan gratis turut diberikan dalam acara tabligh akbar, car free day, dan lingkungan perkantoran, sehingga pemeriksaan dapat menjangkau seluruh kelompok usia dan profesi.

Tenaga kesehatan UPTD Puskesmas Legok memberikan layanan pemeriksaan yang komprehensif, meliputi: Pengukuran tekanan darah, Cek kadar gula darah, Cek hemoglobin, Pengukuran berat badan dan tinggi badan, Skrining kesehatan secara umum, dan Konseling kesehatan. Layanan ini dilakukan langsung di lokasi kegiatan dengan standar pelayanan kesehatan yang berlaku, sehingga masyarakat dapat memperoleh pemeriksaan dan edukasi kesehatan secara cepat, mudah, dan efektif.

Screenshot 2025 11 25 10 49 46 736 com.microsoft.office.officehubrow edit

dr. Riesda Nandini Yanumasari, M.K.M., selaku Kepala UPTD Puskesmas Legok, menegaskan bahwa pelaksanaan Cek Kesehatan Gratis (CKG) memiliki tujuan strategis. “Program ini dirancang untuk mempermudah akses masyarakat terhadap layanan kesehatan dasar, khususnya bagi warga yang jarang atau sulit datang ke fasilitas kesehatan. Selain itu, CKG juga memperkuat upaya promotif dan preventif dalam rangka menurunkan angka kesakitan dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat, sehingga warga dapat melakukan deteksi dini terhadap berbagai risiko penyakit, mengambil langkah pencegahan yang tepat, dan menjalani gaya hidup lebih sehat. Dengan demikian, program ini tidak hanya menyediakan pemeriksaan kesehatan, tetapi juga memberdayakan masyarakat untuk lebih sadar akan pentingnya kesehatan, mendorong pencegahan penyakit sejak dini, serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara keseluruhan,” ujar dr. Riesda.

Dengan capaian 26.203 warga yang telah mengikuti CKG atau 96,9% dari total target 27.035 penduduk, Puskesmas Legok menilai program ini telah memberikan dampak nyata terhadap peningkatan kualitas kesehatan masyarakat. Ke depan, Puskesmas Legok berkomitmen untuk terus memperluas jangkauan pelayanan dan meningkatkan kualitas program promotif-preventif sebagai langkah berkelanjutan menuju masyarakat yang lebih sehat dan mandiri.