TANGERANG — LSM Solidaritas Anti Korupsi bersama Aliansi Panca Tunggal (APT) menggelar aksi penyampaian aspirasi di Kantor Dinas Kesehatan Kabupaten Tangerang, Kamis (29/10/2026). Aksi tersebut berfokus pada pengawasan dugaan penyimpangan dalam proses pelaksanaan pekerjaan pembangunan Puskesmas Curug.

​Koordinator Aliansi Panca Tunggal sekaligus Ketua LSM Solidaritas Anti Korupsi, Ansyah Sandy, menyatakan pihaknya menyoroti sejumlah hal terkait teknis pelaksanaan proyek yang diduga tidak sesuai dengan dokumen kontrak dan fakta integritas.

​”Agenda hari ini kami melakukan aksi di Dinas Kesehatan untuk menyampaikan dugaan yang kami asumsikan terkait proses pelaksanaan pekerjaan pembangunan Puskesmas Curug,” ujar Sandy kepada awak media di lokasi, Kamis (29/10/2026).

​Soroti Aspek K3 dan Kepastian Tenaga Ahli

​Sandy menjelaskan, pihaknya menaruh perhatian pada aspek Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) serta keberadaan tenaga ahli pelaksana di lapangan. Menurutnya, ada dugaan penerapan K3 dan kehadiran tenaga ahli tidak seusai dengan dokumen kontrak yang disepakati.

​”Kami menyoroti pelaksanaan K3 yang diduga tidak sesuai dokumen kontrak, serta keberadaan tenaga ahli yang perlu diverifikasi kembali di lokasi pekerjaan,” kata Sandy.

​Terkait potensi kerugian negara, Sandy menegaskan bahwa pihaknya belum menentukan angka pasti mengingat proyek tersebut masih berjalan.

​”Kami belum bisa menyimpulkan adanya kerugian negara karena pekerjaan masih berlangsung. Namun, terhadap proses pelaksanaan pekerjaan ini kami meminta klarifikasi dari pihak terkait,” tegasnya.

​Ia menambahkan, pihaknya berencana meminta konfirmasi dan verifikasi resmi melalui Aparat Pengawasan Intern Pemerintah (APIP) serta Aparat Penegak Hukum (APH), seperti Kejaksaan Negeri Kabupaten Tangerang dan Kejaksaan Tinggi Banten.

​Sebelumnya, pihak LSM sempat menyoal penghancuran aset bangunan lama Puskesmas Curug. Namun, Sandy mengonfirmasi bahwa persoalan aset tersebut telah selesai dan dinyatakan sah secara hukum berdasarkan berita acara lelang resmi dari Bagian Aset.

​Belum Ada Jawaban Somasi

​Sandy menyebutkan bahwa pihaknya telah melayangkan surat somasi sejak Mei lalu, namun hingga kini belum menerima jawaban resmi dari pihak Dinas Kesehatan Kabupaten Tangerang selaku penyelenggara proyek.

​”Kami meminta respons dan penjelasan konkret dari pejabat pembuat komitmen (PPK) serta kuasa pengguna anggaran (KPA) terkait pelaksanaan di lapangan agar proyek senilai Rp27 miliar ini berjalan sesuai ketentuan,” pungkasnya.

​Hingga berita ini diturunkan, media ini masih berupaya menghubungi Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Tangerang selaku KPA/PPK serta pihak penyedia jasa untuk mendapatkan konfirmasi dan tanggapan resmi terkait aspirasi yang disampaikan.

​Data Proyek (SPSE Kabupaten Tangerang)

  • ​Nama Paket: Pembangunan Puskesmas Curug
  • ​Satuan Kerja: Dinas Kesehatan Kabupaten Tangerang
  • ​Pagu Anggaran: Rp28.016.622.000,00
  • ​Nilai HPS: Rp27.999.243.000,00
  • ​Pemenang Tender: PT Permata Anugerah Yalasamudra (Surabaya, Jawa Timur)
  • ​Harga Hasil Negosiasi: Rp27.350.523.582,52.